image
Kamis, 28 Mei 2009

Well, ini sih masih lanjutan entry sebelumnya... Fufufu

Aku ada untukmu
Tapi tak pernah disadari
Aku datang tuk membantu
Tapi tak pernah dibutuhkan

Selalu menunggu 
Tak pernah pasti
Menarik perhatian pun
Tak pernah berhasil

Kau... begitu dekat
Jemariku kerap menyentuhmu
Ringan... lembut...
Tapi, kau tetap angkuh

Diantara kita
Ada dinding pembatas
Yang tak pernah bisa ku tembus
Nyata tapi tak nyata

Kau...
Nyata bagiku
Aku...
Hanyalah bayang-bayang bagimu...


Note: Well, ntah kenapa... gue biasanya ngisi blog ngikutin mood. Apa mood gue sedang berbalik ke saat-saat itu? Manusia, bahkan gue, kadang dengan bodohnya terjerat dalam hal yang sama bukan? We'll see... It can be right, but in the second thought... maybe not... ;)


12.00


Kali ini gue entry lagi-lagi catatan gue pas masih SMA. Kalo sekarang baca mungkin akan berpikir kali itu childish, melankolis, atau mungkin malah ga penting. Tapi... masa-masa itu yang ngebuat gue jadi diri gue sekarang. Pada akhirnya... seculun apapun, tetep aja jadi kenangan manis... ;))

Samar ku lihat cahaya
Perlahan tapi pasti semakin membesar
Hangat menyelimuti tubuh
Menghentikan gemeletuk tulang-tulangku

Kupikir usai sudah penantian panjangku
Hilang sudah kehampaan disekelilingku
Luntur semua musim dingin yang merangkul ragaku
Akhirnya, datang juga musim semi

Nyatanya, tak berlangsung lama
Rasa itu hanya melewati... tak terhenti...
Tak menyentuh ragaku
Terpana... pupuslah harapanku

Aku berdiam diri lama
Kembali merasakan kehampaan
Meratap dalam diam
Dan kembali ke tidur panjangku...


11.59

Selasa, 26 Mei 2009

DEFINISI CINTA

Menurut sudut pandang yang berbeda...

HERE THEY ARE~~~!

* Menurut ahli sastra

...suatu kata yang indah maknanya.

* Menurut ahli agama

...suatu anugrah yang tiada taranya.

* Menurut ahli kesehatan

...suatu penyakit yang tiada obatnya.

* Menurut ahli hukum

...suatu masalah yang tiada undang-undangnya.

* Menurut ahli ekonomi

...suatu barang yang tiada ternilai harganya.

* Menurut ahli matematika

...suatu perhitungan yang tiada rumusnya.

* Menurut ahli kimia

...suatu reaksi yang tiada dalam stoikiometri.

* Menurut ahli ilmu pengetahuan

...suatu hal yang tidak dapat diselidiki.

* Menurut ahli nujum

...suatu ramalan yang penuh misteri.

* Menurut ahli sosiologi

...suatu tindakan sosial yang memicu interaksi.

* Menurut ahli fisika

...suatu gaya yang menimbulkan aksi-reaksi.

* Menurut ahli sejarah

...suatu peristiwa yang penuh dengan sensasi.

* Menurut ahli biologi

...suatu enzim yang tiada diproduksi.

* Menurut ahli perbengkelan

...suatu perangkat yang tiada beraki dan beroli.

* Menurut ahli akuntansi

...suatu transaksi yang tiada bukti.

* Menurut ahli geografi

...suatu bentang alam yang membentuk relief bumi.

* Menurut ahli bangunan

...suatu gedung yang penuh dengan pondasi.

* Menurut ahli politik

...suatu alasan yang mendorong partai-partai berkoalisi.

* Menurut ahli komputer

...suatu disket yang penuh dengan memori.

* Menurut ahli olahraga

...suatu kegiatan yang membutuhkan energi.

* Menurut ahli asuransi

...suatu benda yang dijamin dengan garansi.

* Menurut ahli perbankan

...suatu kemampuan yang dapat berspekulasi.

* Menurut anak kecil

...suatu permen yang manis seperti gulali.

* Menurut para remaja

...suatu permainan yang tiada berhenti.

* Menurut orang dewasa

...suatu pengalaman yang kekal abadi.

* Menurut orang tua

...suatu bentuk kasih yang dari dalam hati.

* Bagaimana menurutmu sendiri?

Note: Ini catatan gue pas kelas 3 SMA. Gue lupa dari mana asalnya, yang pasti tuh orang udah sangat iseng banget sampe nulis kek gini. *Ngakak*. Anyway, tak apalah, karena pada akhirnya gue malah mikir ini lucu dan gue post di blog gue sekarang. =P


08.45


It's almost 3 o'clock in the morning.

I still awake, can't sleep.

Keep thinking of you.

Keep feeling is it okay if I stand here, like this...

And again, still praying that the solitude comes around in your dreamless sleep...


08.39

Selasa, 19 Mei 2009

Me, seating here, in the corner of a room full of people. Men and women passing me by. Talking, laughing, hughing... and joking with each other. But not with me...

Hey, wait. It's me. In the middle of them. Talking, joking, and even laughing with them. So why am I feel like I'm here? Alone in the corner.

Sometimes, one of the men and women come to me. To the corner. Sit next to me. Talk to the real me. Leave the shadow of mine in the middle. Laughing with others. In the end... it just a while. Coz they'll stand and walk to that place in middle with the colors lamps lighting in brilliantly.

Me... for once more... sit alone in the corner. Dark corner. Till I feel it really my place. The dark corner with the silence surrounds me. And the voices clearly rang outside of my world. My empty world.

So it slowly turning. Turning like a wheel of fate. Me and the 'other' me. One in the shadow and one the bright light. Both of them is me. So it goes. Till someone, in someplace, know the both side of me. And maybe, when that day comes true. I can be the real me and face the world with none of fear.

23.16

Senin, 18 Mei 2009

Gue selalu merasa setiap orang punya turning point masing-masing. Dimana karena hal tersebut mengubah atau memaksa orang mengubah entah gaya hidup ataupun alur hidup mereka. Seakan membuka jalan baru yang tadinya tak terpikirkan sedikit pun. Seperti biasa, angin nasib selalu membawa diri seseorang ke banyak hal yang terduga. Hal ini juga baru saja gue alami belum lama ini. Tepatnya sehari yang lalu.

Minggu. 17 Mei 2009. Suatu kejadian, seakan berhasil mengubah banyak hal. Membuka banyak pintu dan kesempatan yang seakan tak bisa dilewatkan. Haruslah di genggam, lalu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Forum yang telah gue ikutin selama satu setengah tahun terakhir ini, mendapat penghargaan. Penghargaan yang gue sendiri ga pernah mimpikan untuk kita raih. Untuk kita dapatkan. Masih jauh. Perjuangan kami mungkin lebih keras dari sebagian orang, tapi tentunya akan ada perjuangan orang-orang lain yang jauh lebih keras dari pada kami. Gue... kali ini, hanya bisa bersyukur.

Walau, gue tau impian yang gue bangun jauh lebih besar. Penghargaan yang kami terima itu membuka pintu ke impian-impian lain. Impian yang lebih besar itu. Impian yang bukan lagi seperti mimpi, tapi hal nyata yang bisa saja di raih. Cepat atau lambat. Dengan niat dan kekuatan hati serta rasa percaya. Gue tau, gue dan teman-teman seperjuangan gue bisa lakuin itu. Bisa menggapai mimpi kami masing-masing. Pada saat yang bersamaan, mimpi kami bersama.

Sayang, gue pun sadar. Semakin tinggi semakin angin berhembus kencang. Yang kita dapatkan, mimpi yang kita raih pun membawa tanggung jawab berat yang perlu di sandang. Gue ga tau sampai sejauh apa gue bisa berjalan. Ga tau sampai sejauh apa beban itu bisa gue tahan. Ga tau rintangan dan hambatan apalagi yang bakal gue terima. Gue cuma bisa berharap, menatap ke depan dan menantang semua yang menghalangi jalan gue. Entah mengapa terkadang hanya suatu bentuk keras kepala atau niat yang kuat bisa ngelaluin itu semua. Dan sekali lagi gue berdoa, semoga sampai akhirnya nanti, gue ga kehilangan arah dan niat lurus gue.

Kalo gue scroll lagi ke atas, keknya tulisan gue kali ini bakal beda banget sama tulisan temen-temen gue, temen-temen seperjuangan gue, yang lain yang sedang merasakan kejadian yang sama. Alamat dihajar hanya untuk sepertinya berpikir skeptis seperti ini. But, I am not being Sceptical. I am just being rational. Gue butuh sesuatu pengikat yang jadi pondasi gue bila nanti ada saatnya gue kehilangan arah. Gue cukup ingat bahwa gue steadfast in my believe. Dan gue yakin, 100%, apa yang gue jalani saat ini demi diri gue sendiri maupun bagi orang lain, adalah jalan yang baik. Yang sepadan dengan perjuangan dan pengorbanan gue. Amin.

21.02

Jumat, 08 Mei 2009

It hurts
It hurts so much
It hurts me like hell

It torns me apart
Coz I can't and wouldn't choose
It just so dear for me inside

None know
None show
Not even one see me shed my tears alone

It starts from one and end in another
It just a communication based on emotion none care to listen
It just me in the middle... Showing none of my bleed deep

Coz I start to tired
Start to not care
Start to think it times for me go away

So I don't choose
I don't pick up pieces of me
It times for fly even with shreaded wings n soul that I kept all this time

21.24